menu
Universitas Mikroskil Logo

Advanced Search
Press Esc to close
Universitas Mikroskil
Institutional Repository
NPP: 1271012D0000004

DETEKSI CITRA DEEPFAKE MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) UNTUK PENCEGAHAN HOAKS VISUAL DI MEDIA SOSIAL

ABDUL RAHMAN SURBAKTI and DWIKY AIDIL SUBHAN and RAKHA HERDIAN PRATAMA (2026) DETEKSI CITRA DEEPFAKE MENGGUNAKAN CONVOLUTIONAL NEURAL NETWORK (CNN) UNTUK PENCEGAHAN HOAKS VISUAL DI MEDIA SOSIAL. Undergraduate (S-1) thesis, Universitas Mikroskil.

[thumbnail of BAGIAN AWAL.pdf] Text
BAGIAN AWAL.pdf

Download (5MB)
[thumbnail of BAB I.pdf] Text
BAB I.pdf

Download (1MB)
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf

Download (19MB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (10MB)
[thumbnail of BAGIAN AKHIR.pdf] Text
BAGIAN AKHIR.pdf

Download (2MB)

Abstract

Perkembangan teknologi deepfake meningkatkan risiko penyebaran informasi palsu dan manipulasi identitas digital karena menghasilkan citra yang semakin sulit dibedakan dari gambar asli. Penelitian ini bertujuan mengembangkan model deteksi citra deepfake menggunakan Convolutional Neural Network (CNN) melalui hyperparameter tuning dan training. CNN dipilih karena mampu mengekstraksi dan mempelajari fitur visual citra secara otomatis sehingga sesuai untuk mengidentifikasi pola dan karakteristik yang membedakan citra asli dan deepfake. Dataset yang digunakan adalah GRAVEX-200K (Real and Fake Face Detection Dataset) yang terdiri dari 200.000 citra, yaitu 100.000 citra asli dan 100.000 citra deepfake, dengan pembagian data latih, validasi, dan uji sebesar 70:15:15. Tahapan penelitian meliputi preprocessing, pembangunan CNN, hyperparameter tuning menggunakan Grid Search dengan 18 trial, training, evaluasi, dan implementasi pada aplikasi web. Konfigurasi terbaik menggunakan filter konvolusi 64-128-256-256, 512 neuron pada fully connected layer, dropout 0,4, dan learning rate 0,0001 dengan validation accuracy sebesar 90,88%. Model terbaik menghasilkan accuracy 95,33%, precision 94,62%, recall 96,12%, AUC 98,73%, dan loss 0,1624 pada data uji. Model kemudian berhasil diimplementasikan pada aplikasi web untuk mendeteksi citra dan video deepfake secara otomatis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimasi CNN mampu menghasilkan performa deteksi deepfake yang baik dan berpotensi mendukung keamanan informasi digital.

Item Type: Tugas Akhir / Tesis (Undergraduate (S-1))
Subjects: Teknologi Informasi
Divisions: Fakultas Informatika > Program Studi S-1 Teknologi Informasi
Depositing User: Rospi Marlena
Date Deposited: 05 Sep 2026 07:38
Last Modified: 05 Sep 2026 07:38
URI: https://repository.mikroskil.ac.id/id/eprint/4602

Actions (login required)

View Item
View Item
close

Main
Home About Latest Browse
Our Other Website
Main Website E-Library